Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 13 Februari 2020

Sumber Daya Alam

SUMBER DAYA ALAM

A.    Pengertian

Apa itu SDA? Sumber daya alam adalah semua bahan yang dapat ditemukan oleh manusia dalam alam dan bisa dimanfaatkan untuk keberlangsungan hidupnya. Bagi manusia, sumber daya alam pada dasarnya adalah hal terpenting yang berupa benda hidup (hayati) ataupun benda mati (non-hayati).
Kedua jenis sumber daya alam tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebenarnya, manusia juga merupakan sumber daya bagi suatu negara karena manusia dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi negaranya dengan cara menjadi tenaga kerja, memajukan ilmu pengetahuan, bahkan teknologi sehingga bisa meningkatkan perekonomian negara.
B.     Jenis – Jenis

Klasifikasi jenis jenis sumber daya alam bisa dilihat dari berbagai sudut pandang, seperti :
1.      Berdasarkan sifatnya :
§  Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbaharui:
Yaitu sumber daya alam yang tidak akan pernah habis, karena kemampuan yang dimiliki alam yang mampu melakukan pembaharuan terhadap sumber daya tersebut dalam waktu yang relatif cepat. Contoh sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah hewan, tumbuh-tumbuhan, udara, air, sinar matahari, dan mikroorganisme lainnya. Akan tetapi jika sumber daya tersebut dipergunakan secara berlebihan, maka besar kemungkinan sumber daya alam tersebut dapat mengalami kepunahan dan kita harus memiliki cara melestarikan flora dan fauna. Pembaharuan yang dilakukan oleh alam terhadap sumber daya alam dilakukan dengan dua mekanisme, yaitu :
·         Dengan jalan reproduksiIni terjadi pada sumber daya alam hayati, misalnya hewan dan tumbuh-tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk berkembang biak, sehingga jumlahnya akan menjadi banyak.
·         Dengan jalan sirkulasiIni berlaku bagi sumber daya alam seperti air dan udara, dimana keduanya terikat dengan sistem siklus.
§  Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbaharui:
Merupakan sumber daya alam yang memiliki jumlah yang terbatas. Hal ini disebabkan karena proses pembentukannya membutuhkan waktu yang lebih lama daripada proses pemanfaatannya, yaitu bisa memakan puluhan hingga jutaan tahun lamanya yang bergantung juga pada pengaruh letak astronomis sehingga jika digunakan secara terus menerus, kekayaan alam ini akan cepat habis. Contoh dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah bahan-bahan galian atau barang tambang.
Menurut proses terjadinya bahan galian ini dibedakan menjadi :
·         Bahan galian magmatik, yaitu bahan galian yang terbentuk dari magma, sehingga keberadaannya bisa ditemukan di dalam atau didekat magma
·         Bahan galian pematit, yaitu bahan galian yang terjadi dalam proses instrusi di dalam diatrema
·         Bahan galian hidrotermal, yaitu bahan galian yang terjadi karena resapan cairan magma yang membeku di sela-sela struktur lapisan bumi atau pada lapisan bumi yang memiliki suhu rendah.
·         Bahan galian yang terjadi sebagai hasil pengendapan yang terjadi karena adanya pengendapan di dasar sungai maupun genangan-genangan air lainnya baik melalui proses pelarutan maupun tidak.
·         Bahan galian yang terjadi sebagai hasil metamorfose kontak Ini merupakan mineral ekonomik yang terjadi akibat persentuhan magma dengan bebatuan yang berada disekitarnya.
·         Bahan galian hasil pengayaan sekunder yang terjadi karena proses pelarutan bebatuan yang merupakan hasil dari suatu proses pengendapan.
Sedang menurut daya pakainya, sumber daya alam ini dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
·         Sumber daya alam yang cepat habis karena memiliki nilai konsumtif yang sangat tinggi dan pemanfaatannya sering dalam jumlah yang besar.
·         Sumber daya alam yang tidak cepat habis karena memiliki nilai konsumtif yang relatif rendah dan pemanfaatannya pun dalam jumlah yang kecil. Misalnya logam mulia, intan, dan lain sebagainya
2.      Berdasarkan Jenisnya :
§  Sumber Daya Alam Hayati (Biotik)
Yaitu sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup atau yang berhubungan dengan ruang publik untuk kehidupan makhluk hidup yaitu hewan dan tumbuh-tumbuhan.
Sumber daya alam ini dibedakan menjadi 2, yaitu :
·         Sumber daya alam hewani yang merupakan sumber daya alam yang berasal dari hewan atau binatang. Contohnya telur, daging, ikan, dan lain sebagainya. Keberadaan sumber daya alam ini biasanya dibudidayakan dengan berbagai cara, seperti : peternakan maupun usaha perikanan.
·         Sumber daya alam nabati yang merupakan sumber daya alam yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang merupakan produsen atau penyusun utama dari rantai makanan.
Pemanfaatan sumber daya alam nabati ini antara lain adalah :
·         Sebagai bahan pangan (misalnya padi, jagung, kedelai, tebu, buah-buahan, dan lain sebagainya)
·         Sebagai bahan konstruksi bangunan (seperti kayu jati, mahoni, kayu ulin, dan lain sebagainya)
·         Sebagai bahan bakar (seperti kelapa sawit yang dapat digunakan sebagai bahan pembuat biosolar)
·         Sebagai bahan obat-obatan (seperti kunyit, jahe, lengkuas, daun dewa, dn lain sebagainya)
·         Sebagai bahan pupuk organak (misalnya daun-daun yang telah membusuk)
·         Sebagai hiasan (seperti tanaman hias)
§   Sumber Daya Alam Non Hayati(abiotik)
Yaitu sumber daya alam yang berasal dari benda-benda mati. Jenis sumber daya alam ini adalah :
·         Tanah merupakan salah satu komponen penyusun permukaan bumi yang keberadaanya sangat vital dalam menunjang kehidupan serta kesejahteraan makhluk hidup, khususnya manusia. Komponen pembentuk tanah adalah udara, mineral, air, dan senyawa organik. Contoh pemanfaatan tanah diantaranya adalah sebagai tempat untuk mendirikan bangunan, tempat bercocok tanam, dan lain sebagainya.
·         Air  merupakan salah satu kebutuhan makhluk hidup yang utama, dimana sebagian besar dari bumi ini adalah terdiri dari wilayah perairan yang memiliki ciri - ciri tanah yang baik. Contoh pemanfaatan air antara lain adalah untuk minum, pengairan sawah dan perkebunan, sarana transportasi, tempat rekreasi, tempat penambangan,dan lain sebagainya.
·         Udara merupakan salah satu kebutuhan vital bagi makhluk hidup yang akhir-akhir ini penggunaannya semakin diperluas, yaitu untuk menghasilkan energi yang nantinya dapat dipergunakan sebagai pembangkit turbin. Keberadaan angin mampu menggantikan penggunaan bahan bakar penghasil energi seperti batu bara dan minyak bumi yang semakin lama keberadaannya semakin langka.
·         Sinar matahari pemanfaatan sinar matahari adalah sebagai salah satu penghasil sumber energi yang nantinya akan bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia, seperti untuk pembangkit listrik.
·         Hasil Tambang merupakan salah satu kekayaan alam yang sangat melimpah dan beraneka ragam di bumi ini, dimana dengan keberadaannya mampu menunjang kesejahteraan makhluk hidup, khususnya manusia. Penggunaannya pun beraneka ragam, mulai dari bahan bakar, sebagai bahan dasar infrastruktur, hingga sebagai perhiasan. Contoh barang tambang antara lain adalah minyak bumi, gas alam, tembaga, nikel, emas, perak, marmer, belerang, bauksit dan lain sebagainya.
3.      Berdasarkan Pembentuknya :
§  Sumber Daya Alam Materi
Yaitu sumber daya alam berupa benda mati yang bisa didapatkan dari alam secara langsung yang dapat melalui beberapa proses seperti penambangan dan pengolahan sehingga memiliki daya guna bagi kelangsungan hidup manusia maupun tanpa melewati proses sama sekali. Contoh :
·         Sumber daya alam materi yang melewati proses penambangan maupun pengolahan contohnya barang-barang tambang seperti minyak bumi yang diolah menjadi berbagai bahan bakar seperti bensin, solar, pertamax, bensol, dan lain sebagainya.
·         Sumber daya alam materi yang dalam memperolehnya tanpa melalui proses penambangan dan pengolahan contohnya adalah, udara, air, dan sinar matahari.
§  Sumber Daya Alam Energi
Yaitu sumber daya alam yang dapat menghasilkan energi yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk menunjang dna memberikan fungsi lingkungan hidup pada kehidupan manusia. Contohnya dalah minyak bumi, batu bara, gas bumi, air, udara, sinar matahari, dan lain sebagainya.
§  Sumber Daya Alam Ruang
Yaitu sumber daya alam yang berupa ruang, tempat, atau wilayah yang dapat dipergunakan oleh manusia untuk kelangsungan hidupnya. Sumber daya ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti letak astronomis, topografi, maupun reliefnya. Contoh gunung, lembah, dan lain sebagainya.
§  Sumber Daya Alam Waktu
Yaitu sumber daya alam yang keberadaannya terikat oleh waktu atau musim. Contohnya adalah air yang mana di musim kemarau keberdaannya sangat sulit ditemukan, sehingga lahan-lahan pertanian banyak yang kekeringan dan mengalami gagal panen. Sedangkan di musim penghujan, keberadaannya justru begitu melimpah hingga dapat menimbulkan bencana banjir dan erosi.
4.      Berdasarkan Daya Pakai dan Nilai Ekonomisnya
§  Sumber daya alam Ekonomis
Yaitu sumber daya alam yang memiliki nilai ekonomis, memiliki nilai jual yang tinggi, dan dianggap sebagai barang-barang berharga. Selain itu, untuk mendapatkannya diperlukan biaya yang relatif tinggi. Contohnya adalah emas, perak, minyak bumi, batu bara, timah, dan lain sebagainya.
§  Sumber daya alam Non Ekonomis
Yaitu sumber daya alam yang dapat didapatkan dengan biaya yang sangat kecil, atau bahkan tanpa biaya sama sekali. Contohnya sinar matahari, udara, dan air.
5.      Berdasarkan Lokasinya :
§  Sumber Daya Alam Akuatik
Yaitu sumber daya alam yang bisa dijumpai di daerah atau wilayah perairan. Contohnya adalah ikan, rumput laut, terumbu karang, udang, kepiting, dan lain sebagainya.
§  Sumber Daya Alam Terresial
Yaitu sumber daya alam yang dapat kita jumpai di daerah atau wilayah di daratan. Contohnya adalah hasil hutan, bahan-bahan tambang, dan lain sebagainya.
C.    Contoh Sumber Daya Alam

§  Sumber Daya Alam Yang Bisa Diperbaharui
Sumber daya alam yang bisa diperbarui adalah semua kekayaan alam yang tidak akan pernah habis. Contoh sumber daya alam yang bisa diperbarui seperti hewan, tumbuhan, air dan udara. Berikut pemanfaatan sumber daya alam yang bisa diperbarui:
Bahan pangan
Bahan pangan adalah bahan makanan yang bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan makanan bagi manusia. Beberapa contoh sumber daya alam yang dimanfaatkan untuk bahan pangan, diantaranya:
1). Kedelai untuk membuat tahu, temped an kecap.
2). Gandum sebagai bahan dasar terigu.
  1. Bahan sandang
    Bahan sandang adalah bahan membuat pakaian. Berikut ini beberapa sumber daya alam yang digunakan untuk bahan sandang, seperti:
    1). Serat kapas digunakan untuk membuat kain katun.
    2). Serat kepompong ulat sutra digunakan untuk membuat kain sutra.
    3). Serat rambut domba digunakan untuk membuat kain wol.
  2. Peralatan rumah tangga
    berikut ini sumber daya alam yang biasa digunakan untuk peralatan rumah tangga antara lain :
    1). Kayu jati dan rotan dimanfaatkan untuk membuat  tempat tidur, lemari, meja dan kursi.
    2
    ). Kayu sengon sebagai bahan perabot rumah tangga.
  3. Obat tradisional dan produk perawatan tubuh
    1). Mengkudu menurunkan tekanan darah tinggi.
    2). Lidah buaya bermanfaat untuk membuat sampo.
    3). Rumput laut sebagai bahan kosmetik.
  4. Bahan bangunan
    1) Tanah liat dimanfaatkan untuk membuat batu bata dan genting.
    2). Pasir digunakan untuk bangunan rumah dan batako.
  5. Peralatan olah raga
    1). Bulu angsa dimanfaatkan untuk membuat sutlecook.
    2). Rotan digunakan untuk membuat Holahop dan bola sepak takraw.

§  Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Perbaharui
Sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui adalah semua yang ada di alam, apabila sudah habis sulit kembali. Bisa saja kembali, tetapi membutuhkan proses yang sangat lama. Contoh sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui adalah minyak bumi, batu bara, gas alam, barang tambang mineral dan barang tambang non mineral.
berikut beberapa contoh pemanfaatan sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui:
  1. Minyak bumi, gas alam dan batu bara dimanfaat untuk bahan bakar
  2. Barang  tambang logam, seperti:
    1).Emas dan perak digunakan untuk perhiasan.
    2). Alumunium dimanfaatkan untuk peralatan dapur hingga badan pesawat terbang.
    3). Besi untuk pembuatan tiang bangunan atau pagar rumah
    4). Tembaga digunakan untuk bahan kawat atau bahan kabel.
    5). Nikel digunakan untuk membuat bahan campuran logam.
    6). Perunggu biasa digunakan untuk membuat patung.
  3. Barang tambang non logam
    Barang tambang non logam biasa dimanfaatkan untuk:
    1). Gipsum digunakan untuk bahan cat tembok.
    2). Intan digunakan untuk perhiasan.
    3). Belerang digunakan untuk bahan obat-obatan.
    4). Grafit dan karbon digunakan untuk membuat pencil.
    5). Asbes digunakan untuk atap rumah.
    6). Aspal biasa digunakan untuk pengeras jalan.

D.      Sumber Daya Alam DiIndonesia

Negara Indonesia mempunyai beragam kekayaan alam baik berupa sumber daya alam yang bisa diperbaharui atau sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui. Nah, berikut ini beberapa kekayaan alam yang ada di Indonesia:

Tambang emas kualitas terbaik

Siapa sangka Indonesia adalah negara yang memiliki wilayah dengan kandungan emas yang sangat bekualitas terbaik di dunia. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwasannya emas adalah logam mulia yang sangat didewakan oleh semua orang dari berbagai kalangan. Pasti Anda sudah mengetahui tambang emas manakah yang dimaksud. Ya, Freeport. Freeport yang berada di Papua adalah tambang emas terbesar dan mempunyai kualitas terbaik di dunia.

Tambang batu bara

Selain tambang emas, di Indonesia juga terdapat tambang batu bara yang banyak terletak di Pulau Kalimantan dan pulau Sumatera. Tambang ini sangat berbeda dengan tambang emas yang ada di Papua, karena tambang batu bara ini tidak dikelola oleh perusahaan asing, tetapi sudah dikelola oleh perusahaan dalam negeri. Perusahaan dalam negeri yang mengelola tambang batu bara ini adalah PT. Bukit Asam.  Beberapa media Internasional meyatakan bahwa Indonesia menyandang sebagai penghasil tambang batu bara yang terbesar.

Cadangan gas alam

Harta karun selanjutnya yang dimiliki Indonesia yaitu gas alam. Indonesia benar- benar menjadi surga yang didalamnya terdapat berbagai macam hal yang dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup manusia. Indonesia mempunyai sumber daya alam penting lainnya adalah gas alam. Gas alam yang paling besar di Indonesia ini berada di Blok Natuna dan juga Blok Cepu. Gas alam yang satu ini keberadaannya memang sangat penting.

Hutan hujan tropis yang terbentang luas

Selain sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui, Indonesia juga mempunyai sumber daya alam yang bisa diperbaharui, seperti halnya hutan hujan tropis. Indonesia mempunyai hutan hujan tropis yang sangat hijau dan juga lebat. Seperti yang telah diketahui bahwa fungsi hutanmemegang peranan peting yaitu sebagai paru- paru dunia, sehingga adanya hutan ini sangat baik bagi kawasan Indonesia dan juga keseimbangan alam di dunia.

Kekayaan bawah laut yang melimpah ruah

Indonesia  mempunyai letak geografis yang berada di antara 2 samudera, sehingga tidak heran jika Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas. Wilayah laut yang dimiliki Indonesia ini merupakan keajaiban karena menyimpan hasil laut yang sangat banyak. Tidak hanya berbagai jenis ikan dan binatang laut yang tersedia di lautan Indonesia, tetapi laut Indonesia juga menghasilkan berbagai hasil laut non binatang yang juga bisa meningkatkan nilai ekonomis.

Hasil tanaman

Indonesia memang mempunyai tanah yang subur, sehingga tidak heran jika hasil tanaman Indonesia juga sangat melimpah. Bahkan hasil tanaman dari Indonesia inilah yang membuat banyak Negara mengincar Indonesia untuk dijajah karena menginginkan hasil tanaman Indonesia. Tanaman Indonesia yang sangat penting ini berupa hasil perkebunan, pertanian, maupun hasil hutan. Beberapa tanaman yang dihasilkan dari tanah Indonesia adalah kelapa sawit, kopi, padi, tembakau, rotan, karet dan rempah- rempah.

Fauna langka

Indonesia mempunyai beberapa kekayaan alam yang berupa fauna atau binatang. Bahkan terdapat binatang khas yang hanya terdapat di Indonesia saja. Misalnya saja binatang langka yang hanya terdapat di Indonesia adalah Komodo dan Anoa. Binatang Komodo ini termasuk kadal raksasa dan hanya hidup di Pulau Komodo, Flores. Sementara Anoa menyerupai sapi tetapi hidup di hutan dan hanya terdapat di daratan pulau Sulawesi. Selain kedua binatang tersebut, masih banyak sekali binatang yang dimiliki Indonesia sebagai kekayaan alam di Indonesia.

E.       Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Pemanfaatan suatu sumber daya bisa dinilai berdasarkan kegunaan sumber daya untuk manusia itu sendiri. Maka dari itu, semakin bermanfaatnya suatu sumber daya alam, maka sumber daya tersebut akan semakin bernilai. Misalnya saja, lahan pertanian yang subur bisa dijadikan daerah pertanian yang sangat potensial.
Suatu negara yang mempunyai sumber daya yang berlimpah dipastikan menjadi suatu negara yang maju jika sumber dayanya dimanfaatkan secara maksimal.
Secara alamiah, kebanyakan manusia memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada dilingkungannya dengan berbagai bentuk aktivitas, aktivitas dalam memanfaatkan sumber daya alam ini bisa dibagi ke dalam enam aktivitas yang sangat menguntungkan, seperti halnya(1) pertanian, (2) perkebunan, (3) perikanan, (4) pertambangan, (5) peternakan, dan (6) kehutanan.

F.       Landasan Kebijaksanaan Pengelolaan Sumber Daya Alam

Landasan dasar kebijakan pengolahan sumber daya alam terdapat dalam TAP MPR RI No. IX/MPR-RI/2001 dan GBHN 1999-2004.
Dalam TAP MPR RI No. IX/MPR-RI/2001 berisi tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber daya Alam, ada titik harapan dari proses reformasi di bidang agraria dan pengelolaan sumber daya alam, yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan perhatian dari para pengambil kebijakan.
TAP MPR tersebut dijelaskan beberapa peta permasalahan yang membuat keputusan politik ini lahir yaitu :
1. Sumber daya agraria dan sumber daya alam harus dikelola dan dimanfaatkan secara optimal bagi generasi sekarang dan generasi mendatang dalam rangka mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
2. Adanya persoalan kemiskinan, ketimpangan dan ketidakadilan sosial ekonomi rakyat serta kerusakan sumber daya alam.
3.  Pengelolaan sumber daya agaria dan sumber daya alam selama ini telah menimbulkan penurunan kualitas lingkungan, ketimpangan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatannya serta menimbulkan berbagai konflik.
4. Peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya agraria dan sumber daya alam saling tumpang tindih dan bertentangan.
5. Pengelolaan sumber daya agraria dan sumber daya alam yang adil, berkelanjutan, dan ramah lingkungan harus dilakukan dengan cara terkoordinasi, terpadu dan menampung dinamika, aspirasi dan peran serta masyarakat, serta menyelesaikan konflik.

Arah Kebijakan Bidang Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup dalam GHBN 1999 – 2004 yaitu :
1.      Mengelola sumber daya alam dan memelihara daya dukungnya agar bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dari generasi ke generasi.
2.      Meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan melakukan konservasi, rehabilitasi dan penghematan penggunaan, dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan.
3.      Menerapkan indikator-indikator yang memungkinkan pelestarian kemampuan keterbaharuan dalam pengelolaan sumber daya alam yang dapat diperbaharui untuk mencegah kerusakan yang tidak dapat balik.
4.      Mendelegasikan secara bertahap wewenang pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam pelaksanaan pengelolaan sumber daya alam secara selektif dan pemeliharaan lingkungan hidup sehingga kualitas ekosistem tetap terjaga, yang diatur dengan undang-undang.
5.      Mendayagunakan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dengan memperhatikan kelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup, pembangunan yang berkelanjutan, kepentingan ekonomi dan budaya masyarakat lokal serta penataan ruang, yang pengusahaannya diatur dengan undang-undang.
Arah kebijakan dalam pengelolaan sumber daya alam  dalam TAP MPR No. IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam :
1.      Melakukan pengkajian ulang terhadap berbagai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam dalam rangka sinkronisasi kebijakan antarsektor yang berdasarkan prinsip-prinsip sebagaimana dimaksud Pasal 5 Ketetapan ini.
2.      Mewujudkan optimalisasi pemanfaatan berbagai sumber daya alam melalui identifikasi dan inventarisasi kualitas dan kuantitas sumber daya alam sebagai potensi dalam pembangunan nasional.
3.      Memperluas pemberian akses informasi kepada masyarakat mengenai potensi sumber daya alam di daerahnya dan mendorong terwujudnya tanggung jawab sosial untuk menggunakan teknologi ramah lingkungan termasuk teknologi tradisional.
4.      Memperhatikan sifat dan karakteristik dari berbagai jenis sumber daya alam dan melakukan upaya-upaya meningkatkan nilai tambah dari produk sumber daya alam tersebut.
5.      Menyelesaikan konflik-konflik pemanfaatan sumber daya alam yang timbul selama ini sekaligus dapat mengantisipasi potensi konflik di masa mendatang guna menjamin terlaksananya penegakan hukum dengan didasarkan atas prinsip-prinsip sebagaimana dimaksud Pasal 5 Ketetapan ini.
6.      Menyusun strategi pemanfaatan sumber daya alam yang didasarkan pada optimalisasi manfaat dengan memperhatikan kepentingan dan kondisi daerah maupun nasional.

Parameter Kebijakan PSDA bagi Pembangunan Berkelanjutan
Reformasi pengelolaan sumber daya alam sebagai prasyarat bagi terwujudnya pembangunan berkelanjutan dapat dinilai dengan baik apabila terumuskan parameter yang memadai. Secara implementatif, parameter yang dapat dirumuskan diantaranya:
1.      Desentralisasi dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan mengikuti prinsip dan pendekatan ekosistem, bukan administratif.
2.      Kontrol sosial masyarakat dengan melalui pengembangan transparansi proses pengambilan keputusan dan peran serta masyarakat . Kontrol sosial ini dapat dimaknai pula sebagai partisipasi dan kedaulatan yang dimiliki (sebagai hak) rakyat. Setiap orang secara sendiri-sendiri maupun berkelompok memiliki hak yang sama dalam proses perencanaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan, pengawasan serta evaluasi pada pengelolaan dan pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup.
3.      Pendekatan utuh menyeluruh atau komprehensif dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Pada parameter ini, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup harus menghilangkan pendekatan sektoral, namun berbasis ekosistem dan memperhatikan keterkaitan dan saling ketergantungan antara faktor-faktor pembentuk ekosistem dan antara satu ekosistem dengan ekosistem lainnya.
4.      Keseimbangan antara eksploitasi dengan konservasi dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup sehingga tetap terjaga kelestarian dan kualitasnya secara baik.
5.      Rasa keadilan bagi rakyat dalam pemanfaatan sumber daya alam dan     lingkungan hidup. Keadilan ini tidak semata bagi generasi sekarang semata, tetapi juga keadilan untuk generasi mendatang sesudah kita yang memiliki hak atas lingkungan hidup yang baik.


G.      Karakteristik Ekologi Sumber Daya Alam

Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada di sekitar alam lingkungan hidup kita. Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya. Contoh dasar sumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan, hewan dan banyak lagi lainnya.
1. Sumber daya alam berdasarkan jenis :
sumber daya alam hayati / biotik
adalah sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup.
contoh : tumbuhan, hewan, mikro organisme, dan lain-lain
sumber daya alam non hayati / abiotik
adalah sumber daya alam yang berasal dari benda mati.
contoh : bahan tambang, air, udara, batuan, dan lain-lain
2. Sumber daya alam berdasarkan sifat pembaharuan :
sumber daya alam yang dapat diperbaharui / renewable
yaitu sumber daya alam yang dapat digunakan berulang-ulang kali dan dapat dilestarikan.
contoh : air, tumbuh-tumbuhan, hewan, hasil hutan, dan lain-lain
sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui / non renewable
ialah sumber daya alam yang tidak dapat di daur ulang atau bersifat hanya dapat digunakan sekali saja atau tidak dapat dilestarikan serta dapat punah.
contoh : minyak bumi, batubara, timah, gas alam.
sumber daya alam yang tidak terbatas jumlahnya / unlimited
contoh : sinar matahari, arus air laut, udara,  dan lain lain.
3. Sumber daya alam berdasarkan kegunaan atau penggunaannya
sumber daya alam penghasil bahan baku
adalah sumber daya alam yang dapat digunakan untuk menghasilkan benda atau barang lain sehingga nilai gunanya akan menjadi lebih tinggi.
contoh : hasil hutan, barang tambang, hasil pertanian, dan lain-lain
sumber daya alam penghasil energi
adalah sumber daya alam yang dapat menghasilkan atau memproduksi energi demi kepentingan umat manusia di muka bumi.
misalnya : ombak, panas bumi, arus air sungai, sinar matahari, minyak bumi, gas bumi, dan lain sebagainya.
Pengelolaan sumber daya alam
Oleh karena itu, agar sumber daya alam dapat bermanfaat dalam waktu yang panjang maka hal-hal berikut sangat perlu dilaksanakan.
1. Sumber daya alam harus dikelola untuk mendapatkan manfaat yang
maksimal, tetapi pengelolaan sumber daya alam harus diusahakan
agar produktivitasnya tetap berkelanjutan.
2. Eksploitasinya harus di bawah batas daya regenerasi atau asimilasi
sumber daya alam.
3. Diperlukan kebijaksanaan dalam pemanfaatan sumber daya alam yang
ada agar dapat lestari dan berkelanjutan dengan menanamkan
pengertian sikap serasi dengan lingkungannya.
4. Di dalam pengelolaan sumber daya alam hayati perlu adanya
pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :
a. Teknologi yang dipakai tidak sampai merusak kemampuan sumber
daya untuk pembaruannya.
b. Sebagian hasil panen harus digunakan untuk menjamin
pertumbuhan sumber daya alam hayati.
c. Dampak negatif pengelolaannya harus ikut dikelola, misalnya
dengan daur ulang.
d. Pengelolaannya harus secara serentak disertai proses
pembaruannya.
H.      Karakteristik Ekologi Sumber Daya Alam

Ekologi adalah suatu kajian studi terhadap hubungan timbal balik (interaksi) antar organism (antar makhluk hidup) dan antara organism (makhluk hidup) dengan lingkungannya.
Faktor-faktor pembatas ekologis ini perlu diperhitungkan agar pembangunan membawa hasil yang lestari.Hubungan antara pengawetan ekosistem dan perubahan demi pembangunan demi pembangunan ada tiga prinsip yang perlu diperhatikan, yaitu :
1. Kebutuhan untuk memperhatikan kemampuan untuk membuat pilihan penggunaan sumber alam di masa depan.
2. Kenyataan bahwa peningkatan pembangunan pada daerah-daerah pertanian tradisional yang telah terbukti berproduksi baik mempunyai kemungkinan besar untuk memperoleh pengembalian modal yang lebih besar dibanding daerah yang baru.
3. Kenyataan bahwa penyelamatan masyarakat biotis dan sumber alam yang khas merupakan langkah pertama yang logis dalam pembangunan daerah baru, dengan alasan bahwa sumber alam tersebut tak dapat digantikan dalam arti pemenuhan kebutuhan dan aspirasi manusia, dan kontribusi jangka panjang terhadap pemantapan dan produktivitas daerah (Dasmann, 1973)
Seperti pernyataan diatas, Sumber daya alam ini adalah energi yang sifatnya tidak dapat digantikan. Proses penggantian ini membutuhkan waktu yang sangat lama. Hampir setiap waktu sumber daya alam ini tidak dapat terlepas dari kehidupan manusia. Beberapa sampel yang bisa kita lihat bahwa sember daya alam ini tak bisa lepas dari kehidupan kita sehari-hari.
Untuk menjamin keberlanjutan fungsi layanan sosial-ekologi alam dan keberlanjutan sumberdaya alam dalam cakupan wilayah yang lebih luas maka pendekatan perencanaan SDA dengan instrumen penataan ruang harus dilakukan dengan mempertimbangkan bentang alam dan kesatuan layanan ekosistem, endemisme dan keterancaman kepunahan flora-fauna, aliran-aliran energi sosial dan kultural, kesamaan sejarah dan konstelasi geo-politik wilayah.
Dengan pertimbangan-pertimbangan ini maka pilihan-pilihan atas sistem budidaya, teknologi pemungutan/ekstraksi SDA dan pengolahan hasil harus benar-benar mempertimbangkan keberlanjutan ekologi dari mulai tingkat ekosistem lokal sampai ekosistem regional yang lebih luas. Dengan pendekatan ekosistem yang diperkaya dengan perspektif kultural seperti ini tidak ada lagi “keharusan” untuk menerapkan satu sistem PSDA untuk wilayah yang luas. Hampir bisa dipastikan bahwa setiap ekosistem bisa jadi akan membutuhkan sistem pengelolaan SDA yang berbeda dari ekosistem di wilayah lain.
Keberhasilan kombinasi beberapa pendekatan seperti ini membutuhkan partisipasi politik yang tinggi dari masyarakat adat dalam proses penataan ruang dan penentuan kebijakan pengelolaan SDA di wilayah ekosistem. Semakin tinggi partisipasi politik dari pihak-pihak berkepentingan akan menghasilkan rencana tata ruang yang lebih akomodatif terhadap kepentingan bersama yang “intangible” yang dinikmati bersama oleh banyak komunitas yang tersebar di seluruh wilayah ekosistem tersebut, seperti jasa hidrologis. Dalam konteks ini maka membangun kapasitas masyarakat adat yang berdaulat (mandiri) harus diimbangi dengan jaringan kesaling-tergantungan (interdependency) dan jaringan saling berhubungan (interkoneksi) antar komunitas dan antar para pihak. Untuk bisa mengelola dinamika politik di antar para pihak yang berbeda kepentingan seperti ini dibutuhkan tatanan organisasi birokrasi dan politik yang partisipatif demokrasi (participatory democracy).
Kondisi seperti ini bisa diciptakan dengan pendekatan informal, misalnya dengan membentuk “Dewan Konsultasi Multi-Pihak tentang Kebijakan Sumber Daya Alam Wilayah/Daerah” atau “Forum Multi-Pihak Penataan Ruang Wilayah/Daerah” yang berada di luar struktur pemerintahan tetapi secara politis dan hukum memiliki posisi cukup kuat untuk melakukan intervensi kebijakan. Untuk wilayah/kabupaten yang populasi masyarakat adatnya cukup banyak, maka wakil masyarakat adat dalam lembaga seperti ini harus ada.
I.         Keterbatasan Kemampuan Manusia Dalam Mengelola Sumber Daya Alam
Planet bumi yang menjadi tempat tinggal makhluk hidup untuk tumbuh dan berkembang biak memiliki keterbatasan-keterbatasan dalam mencukupi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Dalam perkembanganya pada organisme mengalami seleksi alam, misalnya telur ikan yang beribu-ribu itu dari induknya, yang dapat hidup terus hingga dewasa hanya beberapa ekor saja.
    Skema representasi dari angka kematian ikan laut. Hanya beberapa ikan yang bertahan hingga dewasa dari ribuan telur. Begitu juga tiram, binatang laut ini dapat menghasilkan 500 miliar telur sekali bertelur. Jika semua telur-telur itu berkembang menjadi tiram-tiram dewasa dan semua keturunannya hidup, maka sesudah generasi keempat kita dapat menemukan tumpukan tiram-tiram seluas bumi selama 8 tahun. Demikian pula tumbuhan mempunyai kemampuan berkembang biak secara cepat jika spora-spora atau biji-biji yang disebarkan tumbuh semua menjadi dewasa, maka populasi tumbuhan akan naik luar biasa. Demikianlah seleksi alam selalu terjadi.
    Semua hewan dan tumbuhan cenderung untuk tumbuh bereproduksi dan mati, sampai dikurangi oleh pengaruh lingkungan, faktor yang mula-mula menghentikan pertumbuhan dan penyebaran dari organisme disebut faktor pembatas. Hal ini terjadi pada makhluk hidup, sedangkan pada lingkungan hidup secara luas mempunyai keterbatasan. Lahan pertanian yang tadinya subur karena diolah terus menerus, maka kesuburannya menjadi berkurang. Apabila pada lahan tersebut penduduknya bertambah, maka “beban”nya menjadi bertambah pula karena dipacu untuk memproduksi melebihi kapasitasnya dengan cara diberi pupuk dan sebagainya. Sebagai akibat dari hal tersebut maka lahan itu mengalami penurunan kemampuan produksi ataupun yang disebut dengan deteriorasi lingkungan. Kondisi lingkungan yang dalam keadaan produktifitasnya optimal dan seimbang secara ekologi dikatakan dalam kodisi homeostatis. Deteriorasi lingkungan salah satunya ditandai oleh pemulihan produktifitas yang berjalan lambat.
Sebagai contoh digambarkan oleh Hagget (1983) pada petani sistem ladang berpindah yang tanah kurang subur dan daerahnya luas dengan penduduk jarang. Pada gambar 1 dan 2 berikut dijelaskan hubungan tingkat kesuburan tanah dengan waktu.
Apabila jumlah penduduk bertambah banyak, maka waktu pemulihan kesuburan lahan menjadi pendek sehingga kesuburannya belum pulih lahan mulai ditanami lagi. Sebagai akibatnya maka kesuburannya akan semakin merosot. Hal ini juga terjadi pada lahan daerah yang seharusnya kemampuan ditanami padi 1 tahun sekali dipacu untuk panen sattu tahun menjadi dua kali dengan berbagai cara akibatnya kesuburan lahan cepat menurun.Upaya pelesterian lingkungan hidup sangat penting untuk dilakukan. Pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakatnya. Dalam proses pembangunan itu tentu akan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan hidup.
    Pembangunan tidak saja mendatangkan manfaat, tatapi juga membawa resiko kerusakan lingkungan. Kita melihat di sekitar kita misalnya hutan diubah menjadi lahan sawah untuk memproduksi bahan makanan, dengan perubahan lahan hutan menjadi lahan sawah ini akan menggangu keseimbangan ekologi. Sungai kita bendung untuk mendapatkan manfaat listrik, bertambahnya saluran irigasi, dan terkendalinya banjir. Resikonya ialah tergusurnya kampung dan sawah penduduk setempat, dan punahnya jenis hewan dan tumbuhan tertentu. Kayu di hutan kita tebang, devisa dari ekspor kayu kita dapatkan, sebaliknya kita menghadapi resiko kepunahan hewan dan tumbuhan, bertambahnya erosi tanah, rusaknya tata air, dan terjadinya hutan alang-alang. Sarana transportasi kita tambah, hubungan satu tempat ke tempat lain menjadi mudah, tetapi resikonya pencemaran udara dan kebisingan, serta kecelakaan lalu lintas.

    Seperti contoh pada gambar di atas, gambar waduk menggusur petani yang hidup di lembah sungai yang dibendung. Sementara itu manfaat listrik masih banyak melampaui mereka dan belum menciptakan lapangan pekerjaan bagi mereka .Akibatnya tekanan penduduk terhadap lahan meningkat. Hutan rusak, erosi dan pedangkalan waduk dipercepat.

Sumber :

Selasa, 20 Maret 2018

Jenis-jenis Penelitian Menurut Beberapa Kategori


 Hallo semua apa kabar?, Semoga  kalian dalam kondisi yang sehat dan jika ada yang masih dalam keadaan kurang sehat saya doakan agar cepat sembuh aminnn.

 Ok pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang jenis-jenis penelitian menurut beberapa kategori, Hmmm sangat menarik bukan? Yuk mari kita simak CEKIDOOOTTT...

 Sebelum masuk ke materi utama, ada baiknya kita mengetahui lebih detail lagi tentang apa yang dimaksud penelitian, agar nantinya kamu bisa lebih nyambung tentang apa yang nanti saya jelaskan kan gak lucu jika kamu kurang nyambung nantinya. Makanya simak baik-baik ya, ok LETS GOOOO...



gambar : www.usionews.xyz

Pengertian Penelitian

 Penelitian adalah suatu kegiatan penyelidikan terhadap sebuah objek yang dilakukan secara sistematis dengan terencana dan menggunakan metode ilmiah. perlu kalian ketahui juga ternyata penelitian memiliki tujuan khusus lainnya disamping tujuan praktis penelitian seperti memecahkan masalah sehari-hari. Tujuan  khusus penelitian ialah seperti dalam bidang pengetahuan, penelitan bertujuan untuk mencari suatu pengetahuan yang baru atau bisa digunakan untuk mengembangkan suatu proses tertentu.
 Jadi sudah tahu bukan apa yang dimaksud dengan penelitian?, ok mari kita lanjut ke materi utama...

Jenis-jenis Penelitian

 Di dalam penelitian, penelitian dapat di bagi menjadi berbagai macam penelitian melalui berbagai aspek. Aspek-aspek tersebut seperti: aspek metode, aspek penggunaan teori, dan masih banyak lagi. Penasaran bukan? LETS GOOOO...

*Penelitian menurut aspek metode
 Penelitian menurut aspek ini dibagi menjadi lima macam berdasarkan metode yang digunakannya, yaitu:
1. Penelitian eksperimen
 Penelitian eksperimen merupakan suatu penelitian yang bekerja untuk merekayasa kejadian-kejadian alamiah menjadi kejadian-kejadian buatan yang sesuai dengan tujuan penelitian tersebut.
contoh: metode pengamatan, metode mencari variable, dan metode pengendalian. 

2.Penelitian tindakan
 Penelitian tindakan merupakan suatu penelitian yang digunakan seseorang untuk memperbaiki program yang sedang dilakukannya.

3.Penelitian survei
 Penelitian survei merupakan suatu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui data dari seseorang maupun kelompok.

4.Penelitian historis
 Penelitian historis merupakan suatu penelitian yang sumber penelitiannya berasal dari sejarah yang ada.

5.Penelitian alamiah
 Penelitian alamiah merupakan suatu penelitian yang dilakukan dengan cara mengamati masyarakat di dalam kehidupan sesungguhnya guna mendapatkan data masyarakat.

*Penelitian menurut aspek penggunaan teori
 Selanjutnya penelitian menurut aspek penggunaan teori. Menurut aspek ini penelitian dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Penelitian membangun teori
 Penelitian membangun teori merupakan suatu penelitian yang berusaha untuk mempelajari lebih dalam tentang ilmu pengetahuan yang belum diketahui manusia secara luas.

2. Penelitian pengujian teori
 Penelitian pengujian teori merupakan suatu penelitian yang dilakukan para ahli terhadap rangkaian teori yang sudah dikembangkan oleh para ahli sebelumnya.

*Penelitian menurut aspek jenis data yang terkumpul
 Yang ketiga ada penelitian menurut aspek jenis data yang terkumpul,  penelipenelitian menurut aspek ini 
juga terbagi menjadi 2, yaitu:
1. Penelitian kualitatif
 Penelitian kualitatif merupakan suatu penelitian yang analisis hasilnya menggunakan berbagai macam simbol untuk penjelasannya seperti terhadap tanggapan, perasaan, dan sebagainya.
contoh: fenomenologi, metode teori dasar, etnografi,metode historis, dan studi kasus.

2. Penelitian kuantitatif
 Hampir sama seperti Copenelitian kualitatif yang membedakannya ialah analisis hasilnya, dimana penelitian kuantitatif analisis hasilnya berupa berbagai macam simbol matematika dan perhitungan statistika.
Contoh: eksplanatif, survei, eksperimen, komparatif, dan eksploratif.

*Penelitian menurut aspek kejadiannya
 Selanjutnya pada penelitian menurut aspek kejadiannya, penelitian dibagi menjadi 3, seperti:

1.Penelitian terapan
 Penelitian terapan merupakan suatu penelitian yang bekerja dengan cara mengumpulkan data yang dimana data tersebut diharapkan dapat memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

2.Penelitian dasar
 Sama halnya seperti penelitian terapan yang dimana sama-sama mengumpulkan data, yang membedakannya ialah dari dari segi tujuannya kalo penelitian dasar memiliki tujuan untuk menyusun hubungan serta konsep, dan bertujuan untuk menyusun berbagai prinsip umum dan teori mengenai topik tertentu.

3.Penelitian evaluasi
 Penelitian evaluasi merupakan suatu penelitian yang bertujuan untuk mengukur suatu kegiatan menggunakan kriteria yang sudah ada.

*Penelitian menurut aspek tempatnya
 Selanjutnya penelitian menurut aspek tempatnya dibagi menjadi 3, seperti:
1.Penelitian lapangan
 Penelitian lapangan merupakan suatu penelitian yang dilaksanakan di tempat umum atau di tengah masyarakat.

2.Penelitian laboratorium
 Penelitian laboratorium merupakan suatu penelitian yang dilaksanakan di laboratorium.

3.Penelitian kepustakaan
 Penelitian kepustakaan merupakan suatu penelitian yang sumbernya di dapat dari berbagai buku literatur ataupun majalah ilmiah yang digunakan untuk menganalisis dan juga mengumpulkan data untuk dapat dijadikan sebuah rujukan dalam penulisan ilmiah.

 Dan itulah penjelasan kali ini tentang Jenis-jenis penelitian dari berbagai aspek, semoga pengetahuan kalian semakin bertambah ya.

 Oh iya, kalian juga bisa loh mengirim pendapat kalian tentang postingan ini melalui kolom komentar yang sudah disediakan di bawah artikel. JANGAN LUPA UNTUK SHARE, COMMENT, AND FOLLOW ME!!! Salam Sukses...

Minggu, 11 Februari 2018

Seni Teater Dan Keunikan Dari Seni Teater Daerah

Hallo semua apa kabar?, Semoga  kalian dalam kondisi yang sehat dan jika ada yang masih dalam keadaan kurang sehat saya doakan agar cepat sembuh aminnn.

 Ok pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian dari Seni teater dan Keunikan dari  Seni Teater Daerah, Hmmm menarik bukan? Yuk mari kita simak CEKIDOOOTTT...


Pengertian Seni Teater

 Perlu diketahui bahwa seni teater ialah proses dari pemilihan naskah dan teks, penafsiran, penggarapan, penyajian atau pementasan dan merupakan suatu pemahaman dari public atau semua orang. Teater sendiri berasal dari sebuah kata yaitu thearon yang bila diturunkan menjadi kata theaomai yang berasal dari bahasa yunani yang artinya takjub memandang atau melihat.
 Seni teater sendiri merupakan suatu bentuk seni pertunjukan yang sangat kompleks, karena di dalam seni teater terdapat seni-seni lainnya yang saling melengkapi satu sama lain, “mereka aja saling melengkapi masa kamu nggak sih  hehehe:p” just kidding guysss... ok seperti ada seni peran, seni gerak, seni sastra, seni musik, dan seni rupa. Waw banyak sekali yah? Itulah penyebabnya seni ini di sebut seni kompleks dan bahkan beberapa seni teater sendiri ada yang menggunakan seni tari sebagai pelengkapnya. Ciri khas seni teater sendiri terdapat pada imitasi realitas kehidupannya, seperti terdapat pada seseorang yang memerankan suatu tokoh dengan menirukan watak dan kelakuannya pada kehidupan sehari-hari. Pada bagian seni rupa terdapat pada busana, panggung, dan properti lainnya. Gerak tari biasanya digunakan untuk mengubah gerak biasa menjadi gerak simbolis yang juga digunakan untuk memperindah suatu pertunjukan tersebut. Dan juga ada seni musik dimana seni musik ini berfungsi sebagai pembentukan dan penegasan terhadap suasana yang ada di dalam adegan tersebut. Dan selanjutnya kita akan membahas tentang keunikan dari seni teater daerah. Yuk ah lanjut...


Keunikan Dari Seni Teater Daerah

 Seni teater daerah merupakan sebuah pertunjukan yang memiliki ciri khas kedaerahan. Dialog yang digunakan pun menggunakan bahasa daerah setempat, gerakkannya pun sering kali menggunakan tarian yang diiringi oleh musik dan kostum daerah setempat dan teater daerah seringkali dipentaskan menggunakan naskah tertulis dan juga dengan menggunakan teater kontemporer. Teater daerah juga memiliki beberapa ciri utama yang khas, ada yang tau apa saja itu? Kalau gak ada yang tau yuk mari kita simak:

*Ciri-Ciri Utama Dari Teater Daerah:
1. Melibatkan aspek-aspek yang bersifat total/menyeluruh.
2. Gerakan pemeran seringkali dilakukan dengan derajat pengindahan atau stilasi yang cukup.
3. Memiliki suasana rilex(santai) dan untuk kebersamaan.

 Teater daerah biasanya dipertunjukan dengan akting yang matang dimana para pemeran dapat memerankan jiwa karakter dari karakter yang diperankannya. Ada yang tau kenapa bisa kaya gitu? Ya penyebabnya ialah pemeran teater di tuntut untuk menguasai kemampuan di berbagai bidang, yaitu:

1. Dialog
2. Busana serta tata rias
3. Gerak laku atau terkadang mengadung gerak tari.
4. Penghayatan jiwa

 Beberapa faktor pendukung pun semakin mempercantik pertunjukan teater daerah seperti iringan musik, kostum, tata rias, dan dekorasi. Cerita nya pun diangkat dari kisah kehidupan para leluhur atau bisa juga diangkat dari peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa sekarang.
 Indonesia memiliki banyak sekali jenis seni teater mulai dari angklung babad, ketoprak, dan masih banyak lagi, dimana kita sebagai generasi penerus bangsa harus terus mempelajari warisan dan peninggalan dari para nenek moyang kita dan untuk negara kita yaitu Indonesia karena ada sebuah pepatah mengatakan “KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI, KALAU BUKAN SEKARANG KAPAN LAGI”

 Kalian juga bisa mengirim pendapat kalian tentang postingan ini melalui kolom komentar dibawah ini. PLEASE SHARE COMMENT AND FOLLOW ME!!! Salam Sukses...




Macam-Macam Seni Teater Dari Berbagai Daerah Di Indonesia


 Hallo semua apa kabar?, Semoga kalian dalam kondisi yang sehat dan jika ada yang masih dalam keadaan kurang sehat saya doakan agar cepat sembuh aminnn.

 Pada Kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang Macam- Macam Seni Teater Dari Berbagai Daerah Di Indonesia, Dimana perlu kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara yang sangatlah kaya dengan keanekaragaman suku dan budayanya. Salah satu keanekaragamannya yaitu ada di bidang seni teater, Mulai dari seni teater Ketoprak dari Jawa Tengah Hingga Seni teeater dari Sulawesi Selatan yaitu Teater Sinrilik dan masih banyak lagi.
 Sebelum menuju ke materi pokok, kamu terlebih dahulu harus mengetahui arti dari sebuah seni teater, apa sih arti yang ada didalam seni teater sendiri? Cekidoottt...
Arti dari seni teater ialah merupakan seni pertunjukan yang kompleks yang didalamnya tercangkup beberapa seni seperti seni gerak, seni peran, seni musik, seni rupa, seni sasstra, dan juga seni peran. Teater sendiri berasal dari kata thearon yang jika diturunkan thearon merupakan kata yang diturunkan dari kata bahasa yunani yaitu theaomai yang artinya takjub melihat atau memandang.
 Untuk kamu yang ingin mengetahui secara lengkap pengertian dari seni teater kamu bisa menuju postingan Seni Teater Dan Keunikan Dari Seni Teater Daerah

 Berarti sudah tahu kan apa yang dimaksud dengan seni teater? Ok kalo kamu sudah paham tentang seni teater maka saya akan menuju ke pokok materinya yaitu Macam-Macam Seni Teater Dari Berbagai Daerah Di Indonesia :

Macam-Macam Seni Teater Dari Berbagai Daerah:

1. Teater dari Bali/Lombok

sumber: www.kintamani.id

 Ok, yang pertama itu ada daerah Bali dan Lombok, yang dimana kedua wilayah tersebut memiliki seni teater yang sama yaitu seni teater Cekepung. Cekepung merupakan bentuk teater yang bertutur, yang dimana cekepung mempersembahkan ungkapan-ungkapan yang mempunyai makna-makna tersendiri di dalamnya. Nama cekepung sendiri timbul dari gejala bahasa yang disebut onomatopea (peniruan bunyi). Hal ini diakibatkan oleh bunyi-bunyi yang sering keluar di dalam teater tersebut yaitu “cek” dan “pung” yang di ulang-ulang sehingga teater ini disebut Cekpung. Seiiring berjalan waktu ucapan “cekpung berubah menjadi “cekepung”.
Suara “cek” sendiri timbul dari ritme-ritme yang ada di dalam tari Kecak dan “pung” merupakan peniruan matra yang terdapat pada gamelan Bali.

2. Teater dari DKI Jakarta


                                                                               gambar : www.sumber.com 

 Kedua ada daerah Ibukota Indonesia atau yang kita kenal dengan sebutan “DKI Jakarta”. Lenong merupakan seni teater tradisional yang dimiliki oleh daerah Jakarta. Nama lenong sendiri diambil dari nama seorang saudagar Cina yang bernama Lien Ong, Menurut cerita setempat Lien Ong dulu sering menyelenggarakan seni teater tersebut untuk menghibur masyarakat dan juga untuk menghibur dirinya dan keluarganya.

*Lenong dibagi menjadi 2 kategori:
a. Lenong Denes
 Lenong denes ialah suatu pertunjukan teater yang berisikan tentang cerita dinamika pemerintahan yang dipegang oleh penjajah. Tetapi cerita yang diangkat pun tetap pada perlawanan terhadap para penjajah. Gaya bahasanya cenderung halus dan juga lenong ini diselenggarakan diatas panggung yang membuatnya lebih ekslusif dibanding lenong preman.

b. Lenong Preman
Lenong preman ialah pertunjukan yang berisikan tentang kehidupan rakyat pribumi dalam menentang penjajah. Gaya bahasanya cenderung kasar dan lenong ini sering dilakukan ditempat biasa orang berkumpul dan hanya beralaskan tikar/rumput yang sering disebut sebagai “ panggung arena”.

3. Teater Dari Jawa Tengah
Image result for teater dari jawa tengah
gambar: www.
 Yang ketiga ada daerah Jawa Tengah, Teater jawa tengah sangat identik dengan cerita yang panjang biasanya ceritanya diangkat dari kitab-kitab seperti Ramayana, Mahabharata, dan juga bisa diangkat dari sejarah, dongeng, dan legenda. Ada banyak sekali teater yang berasal dari daerah tersebut mulai dari Ketoprak, Wayang orang, Ketoprak ongket, dan Strandul . Penasaran bukan? Yuk disimak:
a. Ketoprak
Ketoprak merupakan suatu teater yang dipertunjukan secara utuh dengan jumlah pemain sesuai dengan cerita yang dipertunjukan. Ketoprak juga merupakan pergabungan antara beberapa seni yaitu seni vokal, seni tari, dan seni peran. Dialog antar pemain menggunakan bahasa Jawa baru.

b. Wayang Orang
Wayang orang atau yang bisa disebut wayang wong dalam bahasa jawa merupakan wayang yang dimainkan dengan menggunakan orang sebagai pengganti boneka wayang dalam memerankan tokoh pada cerita wayang tersebut.

c. Ketoprak Ongket
 Sama halnya dengan ketoprak, namun perbedaannya terdapat pada tempatnya dimana ketoprak ongket ini tempatnya selalu berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya, oleh sebab itu ketoprak ongket sering disebut dengan ketoprak pikulan atau ketoprak keliling.

d. Srandul
 Srandul berasal dari pesisir pulau jawa yang kisahnya diambil dari cerita Menak. Busana yang dikenakan pun seperti orang Arab/Turki sedangkan untuk musiknya menggunakan gamelan, terompet, kecrek, dan rebana. Penyajiannya lebih terbuka dengan masyarakat.

4. Teater dari Sulawesi Selatan
Daerah Sulawesi Selatan memiliki teater yang cukup menarik yaitu teater Sinrilik, biasanya sinrilik digelar pada waktu diadakan upacara di desa. Pemainnya pun hanyalah terdiri dari satu orang saja yang bercerita sambil memainkan rebab. Busana yang digunakan hanya memakai busana biasa. Ceritanya diangkat dari cerita dongeng, legenda, dan daerah. Pembawaannya bertolak pada pembacaan sastra lisan yang tertulis.

5. Teater Dari Jawa Timur
Selanjutnya ada daerah Jawa Timur. Jawa timur memiliki teater-teater yang cukup unik seperti ada teater Kentrung, Bancak Doyok, dan Ludruk yang semuanya memiliki keunikan tersendiri. Yuk mari disimak Cekidoottt:
a. Kentrung
Teater Kentrung merupakan teater yang hanya dipentaskan oleh satu orang saja, Pemainnya pun bercerita secara lisan sambil memainkan rebana sebagai pelengkapnya. Cerita yang diambil berupa cerita dongeng ataupun babad daerah setempat.

b. Bancak Doyok
Selanjutnya ada Bancak Doyok. Pemain yang diambil pun dari punakawan dan cerita Panji. Bancak doyok sendiri merupakan penggabungan dari lawakan,gerak , dan vokal.

c. Ludruk
Teater Ludruk merupakan sebuah teater rakyat yang sangat terkenal di wilayah Jawa Timur, Seluruh pemainnya terdiri dari pria belaka, termasuk juga untuk peranan wanita dilakukan oleh pria. Ludruk sendiri ceritanya di angkat dari sejarah, legenda, dongeng, ataupun tentang warok yaitu jagoan dari Jawa Timur yang sangat perkasa.

6. Teater Dari Jawa Barat
 Selanjutnya ada wilayah Jawa Barat atau yang sering dikenal dengan jumlah populasinya yang sangat banyak, namun ternyata Jawa Barat tidak hanya memiliki populasi yang banyak tetapi Jawa barat juga memiliki kekayaan budaya sangat melimpah, terutama pada bidang seni teater dimana jawa barat memiliki beberapa seni teater yang unik seperti ada Longser, Reog, Topeng Cirebon, Ogel, Banjet, dan Angklung Babad. Waw banyak juga yah, yuk mari disimak:
a. Longser
Longser merupakan suatu pertunjukan yang dimulai dengan memperkenalkan para ronggeng yang menari secara bersama-sama yang kemudian disusul dengan adegan lawakan. Ceritanya pun diambil dari kehidupan rakyat jelata. Keunikan dari seni teater ini dimana penonton diperbolehkan memasuki arena pertunjukkan untuk menari dengan para ronggeng, adegan ini merupakan kesempatan bagi pemain ronggeng untuk meminta uang kepada para penonton.

b. Reog
Teater Reog merupakan jenis teater yang dimainkan oleh 5 orang, ceritanya diangkat dari kehidupan manusia yang berbeda-beda dan sering kali diiringi oleh nyanyian dan musik gendang dalam mementaskannya.

c. Topeng Cirebon
Topeng cirebon mirip dengan wayang golek, yang dimana pemain cukup memberikan gerakan saja karena terdapat seorang dalang untuk pengungkapan isi materinya. Ceritanya diangkat dari cerita Ramayana, Menak, dan Mahabharata. Keunikannya pun terdapat pada para pemainnya yang semuanya menggunakan topeng.
d. Ogel
Ogel merupakan sebuah teater yang mengunakan lawakan santai dan berceritakan tentang kehidupan manusia, pemainnya pun dimainkan oleh rakyat setempat yang diiringi berbagai alat musik seperti angklung, kendang, dan terompet.

e. Banjet
Banjet hampir sama dengan longser dalam bentuk dan isi cerita. Pertunjukannya diiringi oleh alat-alat musik seperti kendang, kecrek, dan kromong yang berfungsi untuk memperindah pertunjukkan.

f. Angklung Babad
Teater Angklung Babad hampir sama persis dengan Reog. Busana yang dikenakan pun sangat
serdahana dan diiringi oleh alat musik yang bernama tong-tong.

Ok itulah Macam-Macam Seni Teater Dari Berbagai Daerah Di Indonesia, meskipun masih banyak lagi seni teater dari berbagai daerah di Indonesia yang belum saya jelaskan tetapi tidak menutupi keinginan saya untuk mempelajari dan mencintai keanekaragaman dari negara kita tercinta INDONESIA.
Kalian juga bisa mengirim pendapat kalian tentang postingan ini melalui kolom komentar dibawah ini. PLEASE SHARE COMMENT AND FOLLOW ME!!! Salam Sukses...